Peran mengenakan helm:
Alasan mengenakan helm sepeda sangat sederhana dan penting, yaitu untuk melindungi kepala dan mengurangi cedera.
Orang yang memakai helm dapat menghentikan benturan di kepala secara relatif lambat, dan jika orang tanpa helm membenturkan kepala ke tanah, edema otak cenderung menyebabkan pendarahan, dan bola-bola yang terkumpul di dalam helm dapat menyerap gaya benturan, sehingga menghindari kejadian yang tidak diinginkan ini.
Mengenakan helm saat bersepeda dapat mencegah 85% cedera kepala dan sangat mengurangi tingkat cedera dan kematian akibat kecelakaan. Helm setengah wajah terbagi menjadi helm khusus jalan raya (tanpa pinggiran), helm ganda jalan raya dan gunung (dengan pinggiran yang dapat dilepas), dan lain-lain. Gunakan helm yang mirip dengan yang digunakan untuk baseball atau sepatu roda. Helm penuh wajah memiliki bentuk yang mirip dengan helm motor dan umumnya digunakan oleh penggemar sepeda downhill atau pendakian.
Helm sepeda umumnya terdiri dari 7 bagian:
Cangkang helm: lapisan terluar yang keras dari helm. Dalam hal terjadi benturan yang tidak disengaja, cangkang helm adalah garis pertahanan pertama untuk melindungi kepala dan digunakan untuk menyebarkan gaya benturan.
Badan helm: lapisan busa bagian dalam di dalam helm. Ini adalah lini pertahanan kedua untuk melindungi kepala. Fungsinya terutama untuk menyerap gaya benturan saat terjadi kecelakaan dan mengurangi cedera akibat kecelakaan.
Gesper dan tali dagu (sabuk pengaman): digunakan untuk mengencangkan posisi helm. Tali dipasang di bawah telinga di kedua sisi, dan gesper dipasang di tenggorokan. Catatan: Setelah gesper dikencangkan, harus ada jarak 1 hingga 2 jari antara gesper dan tenggorokan. Ingat, jangan terlalu kencang atau terlalu longgar.
Pinggiran topi: Pinggiran topi terbagi menjadi tipe tetap dan tipe yang dapat disesuaikan. Helm sepeda jalan raya umumnya tidak memiliki pinggiran. Fungsi pinggiran adalah untuk mencegah benda asing terbang ke mata pengendara, dan sekaligus memiliki efek perlindungan dari sinar matahari.
Lubang udara: Lubang udara berfungsi untuk membantu kepala melepaskan panas dan ventilasi, yang dapat menjaga rambut tetap kering selama berkendara jarak jauh. Semakin banyak lubang udara, semakin sejuk pengendara akan merasa, tetapi faktor keamanan relatifnya semakin rendah. Secara umum, lebih baik memilih helm dengan jumlah lubang udara yang tepat. Tombol pengatur: Terdapat tombol pengatur di bagian belakang helm untuk menyesuaikan kekencangan. Pengendara dapat menyesuaikan ukuran helm sesuai dengan ukuran kepala mereka.
Bantalan: Bantalan ini dapat menyerap keringat dan getaran ringan dari tubuh selama bersepeda.